arrow Home arrow Blog Kampus Selamat datang di Website Kampus Terpadu Ngudi Waluyo
Stikes
Stikes Stikes
Sipensimaru 2010/2011
Berita Kampus
Blog Kampus
Persalinan Dengan Water Birthing


Water birthing adalah sebuah cara persalinan di dalam air yang hangat. Ibu yang hendak melahirkan dimasukkan ke dalam sebuah kolam bersalin khusus yang berisi air hangat dan besarnya kira-kira berdiameter 2 meter. Di dalam kolam itulah terjadi proses persalinan yang dibantu oleh para medis yang berada di sekitar ibu tersebut. Para medis tersebut mendampingi sang ibu selama proses melahirkan dari tepi kolam. Bahkan dalam beberapa peristiwa, sang suami ikut masuk ke dalam kolam dan mendampingi sang istri ketika melahirkan. Bila Anda ingin melakukan persalinan water birthing, konsultasikan hal ini terlebih dahulu kepada dokter Anda agar keselamatan ibu dan bayi dapat terpenuhi. Dibawah ini ada beberapa informasi mengenai persalinan dengan water birthing. Kelebihan:
  • Kondisi yang tenang selama hamil akan direkam oleh janin dan mempengaruhi kepribadian serta kecerdasan bayi dalam rahim.
  • Mengurangi rasa mual, muntah dan pusing.
  • Menciptakan jiwa yang seimbang sehingga pertumbuhan jiwa bayi menjadi lebih sehat.
  • Memperlancar jalannya proses persalinan dan meminimalkan rasa sakit sampai sekitar 80%.
  • Meningkatkan produksi ASI.
  • Dapat lebih mengontrol emosi dan perasaan.
  • Mencegah kelelahan yang berlebih saat proses persalinan.
  • Menurunkan resiko vagina robek atau pengguntingan disekitar vagina untuk mempermudah persalinan.
  • Karena terendam dalam air, otot otot yang bekerja selama kehamilan akan lebih rileks sehingga persalinan akan berjalan lancar, karena rasanya seperti habis berenang, segar dan tak berkeringat.
  • Bayi lebih bersih karena tidak banyak darah yang keluar.
Persyaratan
  • Lebih baik selalu didampingi suami, karena peran suami sangat penting dalam memberikan dukungan bagi ibu dan janin.
  • Latihan dilakukan rutin dari awal kehamilan.
  • Memiliki kemauan yang kuat dan rajin berlatih dirumah.
  • Keberhasilan metode ini sangat tergantung pada keseriusan ibu dalam mempersiapkan kelahiran.
  • Tidak dapat dilakukan oleh ibu yang memiliki panggul kecil , sehingga harus melahirkan dengan caesar.
  • Bila bayi beresiko sungsang lebih baik hindari melakukan waterbirth, karena harus dioperasi saecar.
  • Bila sang ibu memiliki penyakit herpes, bisa beresiko menularkan penyakit tersebut melalui mata, selaput lendir dan tenggorokan bayi, karena kuman herpes dapat bertahan di air.
  • Tidak dapat dilakukan jika air ketuban pecah terlebih dahulu. Karena dikhawatirkan air akan terminum oleh bayi dan tersangkut diparu parunya.
 
Organ Reproduksi
Manfaat Perawatan Alat Reproduksi Eksternal

a.      Alat reproduksi merupakan salah satu organ tubuh yang sensitif dan memerlukan perawatan khusus. Pengetahuan dan perawatan yang baik merupakan faktor penentu dalam memelihara kesehatan reproduksi.

b.      Menurut Siswono (2001), perawatan vagina memiliki beberapa manfaat, antara lain :

1)     Menjaga vagina dan daerah sekitarnya tetap bersih dan nyaman

2)     Mencegah munculnya keputihan, bau tak sedap dan gatal-gatal

3)     Menjaga agar Ph vagina tetap normal (3,5 – 4,5)

c.      Tujuan Perawatan Alat Reproduksi Eksternal

Perawatan alat reproduksi mempunyai tujuan, antara lain :

1)     Menjaga kesehatan dan kebersihan vagina.

2)     Membersihkan bekas keringat dan bakteri yang ada di sekitar vulva di luar vagina.

3)     Mempertahankan Ph derajat keasaman vagina normal, yaitu 3,5 sampai 4,5.

4)     Mencegah rangsangan tumbuhnya jamur, bakteri, protozoa.

5)     Mencegah munculnya keputihan dan virus (Siswono, 2001).

Ada dua jenis keputihan, yaitu :

1)     Fisiologi, dengan ciri ; tidak gatal, tidak bau, lendir berwarna bening, terjadi hanya pada masa subur, terjadi menjelang haid, karena stres, kelelahan, celana dalam terlalu ketat.

2)     Patologis, dengan ciri ; keluar lendir berlebihan disertai infeksi, gatal dan pedih, vagina kemerahan, lendir berubah warnanya.

Efek Perawatan Yang Salah Pada Alat Reproduksi Eksternal

Syarif (2007) mengatakan bahwa efek samping dari kesalahan dalam merawat alat reproduksi eksternal, yaitu :

a.      Jika ada pembersih / sabun berbahan daun sirih digunakan dalam waktu lama, akan menyebabkan keseimbangan ekosistem terganggu.

b.      Produk pembersih wanita yang mengandung bahan povidone iodine mempunyai efek samping dermatitis kontak sampai reaksi alergi yang berat.

Cara Perawatan Alat Reproduksi Eksternal.

Cara merawat organ reproduksi yaitu :

1)     Menjaga kebersihan. Usahakan agar vagina kering dan tidak lembab, karena keadaan basah mudah berjangkitnya infeksi dari luar.

2)     Cara menyeka yang benar adalah dari arah depan kebelakang agar bibit penyakit yang kemungkinan besar bersarang di anus tidak terbawa ke vagina yang dapat menimbulkan infeksi, peradangan dan rangsangan gatal.

3)     Memakai pakaian dalam dari bahan katun agar getah dan keringat lebih mudah terserap.

4)     Mencukur bulu yang tumbuh pada vagina secara teratur, karena bulu di sekitar vagina dapat ditumbuhi jamur atau kutu yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan gatal.

5)     Larangan menggunakan alat pembersih kimiawi tertentu karena dapat merusak keasaman vagina yang berfungsi menumbuhkan bakteri atau kuman yang masuk. Dan juga tidak diperbolehkan menggunakan deodorant atau spray. Rangsangan dari bahan tersebut menimbulkan peradangan dari vagina dengan keluhan gatal dan keputihan.

6)     Pada saat haid, mandi dan buang air kecil harus mengganti pembalut secara teratur 2 – 3 kali. Mengganti pakaian dalam sehari dua kali saat mandi.

7)     Jika vagina terdapat luka, bilas dengan air aquades karena lebih steril dan tidak mencemari luka radang. Keringkan dengan tisu kering yang terjamin kebersihannya setelah buang air.

8)     Menghindari penggunaan pakaian dalam yang ketat.

9)     Secara teratur membasuh bagian diantara vulva (bibir vagina) dengan hati-hati menggunakan air bersih dan sabun lembut (mild) setiap selesai buang air kecil, buang air besar dan ketika mandi.

 
info komputer

Tips Menjaga Kesehatan Mata bagi para pengguna komputer

Kita tahu bahwa komputer saat ini sudah merupakan kebutuhan sehari-hari kita para pengguna komputer. yang bukan pengguna jangan tersinggung karena tips ini mungkin akan berguna buat anda.

Kebanyakan dari kita khawatir mengenai pengaruh komputer dan sinar radiasi yang dipancarkan monitor dapat mengganggu kesehatan tubuh, terutama mata. meski ada yang cuek aja dengan hal itu seperti saya. Namun, para ahli pun tak pernah menyerah untuk menciptakan peralatan yang semakinramah dengan lingkungan dan kesehatan.

Meski begitu, bekerja terlalu lama di depan layar monitor tetap saja dapat mempengaruhi kesehatan, seperti mata lelah, nyeri punggung, bahu dan leher. Berikut beberapa tips mengatasi kelelahan dan ketegangan mata di saat bekerja di depan monitor. Mudah-mudahan kita bisa menjaga karunia mata yangtetap, meski harus bekerja berjam-jam. terutama bagi anda yang merasa matanya panas atau lelah. segeralah istirahat, hehe seperti publisher ini jangan ditiru ya…. ;)

1–Bekerjalah dalam ruangan yang cukup cahaya.
Perhatikan pencahayaan dalam ruang kerja anda. Jangan bekerja dalam ruangan yang terlalu terang dan menyilaukan mata. Gunakan kerai untuk mengatur cahaya dari jendela. Letakkan lampu di atas kepala. Hindari anda menatap cahayanya secara langsung. Sebaliknya, jangan pula bekerja dalam ruangan yang terlalu gelap atau redup. Usahakan agar ruangan anda cukup terang agarmata anda tidak bekerja terllau keras. sesuaikan cahaya dari monitor dengan cahaya dari ruangan. jika ruangan terang maka cahaya monitor jangan terlalu redup. sebaliknya jika cahaya ruangan redup, maka kecilkan juga cahaya dari monitor.

2–Gunakan filter monitor.
Untuk mengurangi sinar yang menyilaukan dan radiasi yang dipancarkan layar monitor, gunakan filter glass monitor. Berbicaralah pada vendor perlengkapan komputer anda untuk mendapatkan filter yang baik dan mampu mengurangipengaruh radiasi, bukan hanya sekedar meredupkan cahaya monitor.

3–Periksa monitor anda.
Periksa apakah monitor anda masih bekerja dengan baik? Bandingkan dengan monitor lain. Bila gambar yang tampak semakin buram, berkedip-kedip atau tidak nyaman bagi mata anda, maka sudah waktunya untuk memperbaiki atau mengganti monitor itu. Lebih baik mengganti monitor daripada membiarkan mata anda terganggu. Sering-seringlah membersihkan monitor dari debu dan kotoranyang mengganggu layar. disarankan memakai monitor LCD karena radiasinya lebih rendah daripada CRT

4–Letakkan kertas kerja agar mudah dibaca.
Jika anda harus bekerja dengan menyalin atau membaca kertas kerja, maka letakkan kertas kerja tersebut dalam jarak yang seimbang dengan monitor anda. Ini agar anda tidak perlu bolak-balik memfokuskan pandangan untuk membaca kertas kerja anda, setelah membaca di layar monitor.

5–Perhatikan posisi monitor.
Letakkan layar monitor sedemikian rupa sehingga membentuk sudut antara 10-15 derajat dari posisi sejajar dengan pandangan lurus anda. Hal ini selain agar tidak melelahkan mata anda, juga menjaga agar bahu dan leher anda cukupnyaman bekerja.

5–Bekerjalah dengan “font” yang cukup besar.
Bila anda harus mengedit tulisan di depan komputer, pastikan ukuran atau “font” hurup yang anda gunakan cukup besar. Jangan paksa mata anda untuk membaca hurup kecil pada monitor. Mata anda bukanlah mikroskop bagi tulisan yang ada di layar monitor. Gunakan fasilitas untuk memperbesar atau menyesuaikan besar tampilan gambar di monitor anda. Bila anda telah selesai mengedit atau membacanya, anda bisa kembalikan font tersebut ke posisisemula.

6–Istirahatkan mata anda.
Relakskan mata anda. Pejamkan atau kerjap-kerjapkan. Jangan kucek-kucek mata anda. Namun, sering-seringlah berkedip. Ini dapat menurunkan ketegangan dan menjaga mata anda tetap basah dan sejuk. Bila anda terlalu lama melihat dalam jarak dekat, alihkan pandangan anda ke arah yang jauh. Lakukan iniselama beberapa menit setiap 30 menit. atau lakukan yoga mata(artikel menyusul).

7–Periksa kacamata atau lensa kontak.
Bila anda menggunakan kacamata atau lensa kontak dan anda harus bekerja sepanjang hari di depan monitor, ada baiknya anda konsultasikan dengan dokter mata atau optik anda agar anda bisa mendapatkan kacamata yang sesuai. Baik, ukuran lensa dan framenya. Bila anda merasa lelah menggunakan kacamata, tanggalkan saja. Kacamata bisa membuat mata lelah. Sesekali biarkan mata anda melihat bebas. Namun, segera kenakan kacamata anda bila merasa harus mengenakannya. Jangan paksa mata anda melihat tanpa bantuan kacamata anda.

8-Jaga jarak antara monitor dengan mata
Jarak antara layar monitor dengan mata sekitar 30-40 cm dengan posisi bagian atas layar sesuai degan ketinggian bola mata atau sedikit di bawah batas mata. jangan diatas mata karena akan berpengaruh ke leher alias “tengengen” hehehe…

Disadur dari:
http://onisuya.wordpress.com/2007/10/09/tips-menjaga-kesehatan-mata-saat-bekerja-di-depan-monitor/
http://dokternasir.web.id/2009/03/tips-menjaga-kesehatan-mata.html

Dicari dari mbah-google :p
terimakasih sudah membaca. jangan lupa sayangi MATAMU ;)

Selengkapnya...
 
status kesehatan sosial ekonomi rendah

Dewasa ini di indonesia kesenjangan sosial sudah sangat terlihat. yang kaya tambah kaya yang miskin semakin miskin. beginilah indonesia. ini sangat berpengaruh terhadap kalangan sosial ekonomi rendah.

 
Vaksinasi IPD
IPD adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (streptoccoccus pneumoniae). Bakteri tersebut secara cepat dapat masuk ke dalam sirkulasi darah dan merusak (invasif) serta dapat menyebabkan infeksi selaput otak (meningitis) yang biasa disebut radang otak.
Selengkapnya...
 
Pengumuman
Hasil seleksi PMDP 2010
HASIL UJI TULIS D3 BIDAN
HASIL UJI TULIS AKBID 2010
member Online
Saat ini ada 22 tamu online
Artikel Kesehatan
Artikel Blog Terbaru

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini455
mod_vvisit_counterKemarin155
mod_vvisit_counterMinggu ini1281
mod_vvisit_counterBulan ini3132
mod_vvisit_counterTotal137272
OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.
Bookmark Website
Bookmark Page
Make homepage
Print Page
Copyright © UPT. PUSKOM NGUDI WALUYO, 2009